Pencarian

Custom Search

Pengertian proses bisnis dalam teknologi informasi

Proses bisnis adalah kombinasi dari aktivitas di dalam suatu perusahaan untuk menghasilkan pelayanan tertentu kepada klien (Leyman et al. 1994). Proses bisnis tidak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang bisnis atau sektor swasta, namun Instansi pemerintahan juga memiliki proses bisnis yang dapat dioptimalkan secara efektif dan efisien. Proses bisnis dapat secara langsung mempengaruhi dan memberi ciri pada suatu organisasi. Struktur proses bisnis yang efisien dan efektif memberi keuntungan organisasi untuk bersaing dengan organisasi lain, sebaliknya struktur proses bisnis yang buruk seperti pelayanan lambat dan tidak memuaskan menyebabkan kekecewaan.


Davenport (1993) mendefinisikan sebuah proses bisnis adalah aktivitas yang terstruktur untuk menghasilkan keluaran spesifik untuk pelanggan atau market. Pada instansi pemerintahan pelanggan pada keluaran kegiatan dapat berupa masyarakat, swasta ataupun instansi pemerintahan. Masukan dapat berupa material, peralatan, objek, informasi ataupun anggaran yang kemudian diubah menjadi keluaran yang diperlukan oleh penerima. Penerima dapat menjadi konsumen internal (internal consumer) dan konsumen luar (eksternal consumer). Konsumen internal adalah pegawai internal pada instansi tersebut, sedangkan konsumen luar dapat berupa masyarakat, swasta atau instansi lain.

Kusiak (1999) menjelaskan bahwa terdapat dua tipe analisis yang dapat dilakukan untuk perbaikan proses yaitu analisis observasi (manual) dan analisis computational. Analisis observasi dapat dilakukan dengan cara :

1. Menurunkan durasi proses bisnis.
2. Eleminasi aktivitas ganda (redundant).
3. Membagi aktivitas (partitioning).
4. Menggabungkan aktivitas serial (merging).
5. Eliminasi siklus.

Selain itu, menurut Kusiak (1999) suatu model proses bisnis yang akan dioptimasi harus didefinisikan dulu model variabel optimasinya.  Contoh analisis variabel yang akan dioptimasi yaitu
1. Penurunan durasi proses, variabel durasi proses ini diukur dari jam kerja yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh tahapan proses bisnis
2. Biaya pelayanan, variabel biaya pelayanan diukur dari besarnya biaya yang harus dikeluarkan dalam proses bisnis tersebut.

Sumber:
1. Davenport, T. & Short, J., (1990), “The New Industrial Engineering: Information Technology and Business Process Redesign”, Sloan Management Review. Massachusetts Institute of Technology: Cambridge.
2. Kusiak. A., (1999) “Engineering Design-Products, Process, and Systems” Academic Press, A Hacourt Science and Technology Company, California, USA.
3. Leyman, F & Altenhuber, W, (1994), “Managing business process as an information resources. IBM Systems”, Vol 33 No. 3, pp.326-348.Lieberman G.J., Hiller, F.S (1995), “Introduction to Operations Research”, McGraw-Hill, Singapore.

Komentar

Postingan Populer