
Perkembangan teknologi API berawal dari penciptaan sebuah subrutin sederhana yang menyediakan kemampuan interoeperability dan system modifiability untuk mendukung pertukaran data antar beberapa aplikasi. Subrutin tersebut hanya mampu melaksanakan perhitungan matematis sederhana hingga terbentuk sebuah API pustaka penghitungan yang hampir selalu ada pada setiap bahasa pemrograman. Dari sebuah subrutin sederhana tersebut mulai bermunculan gagasan-gagasan bagaimana API harus dikembangkan khususnya sejalan dengan berkembangnya paradigma pemrogramana berorientasi objek yang mengakibatkan sekumpulan subrutin sejenis dapat dikumpulkan menjadi sebuah kelas pembungkus subrutin-subrutin tersebut.